Harga Bahan Pokok di Sangihe Mulai Stabil, Kadis Perindag Imbau Warga Tetap Bijak Berbelanja

by -43 Views

Tahuna  Manadolive.co.id — Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada awal tahun 2026 sempat mengalami fluktuasi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Namun, saat ini harga beberapa komoditas mulai menunjukkan tren stabil dan menurun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Treenov Pontoh SH , saat memberikan keterangan terkait perkembangan harga barang kebutuhan pokok di pasar rakyat, khususnya Pasar Towo’e yang menjadi ikon sekaligus pasar terbesar di daerah tersebut.

Menurut Pontoh, fluktuasi harga terjadi pada sejumlah komoditas utama, terutama sektor rempah-rempah seperti cabai rawit, bawang merah, dan tomat. Selain itu, komoditas lain seperti daging ayam dan minyak kelapa juga sempat mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir, terutama pasca perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Beberapa minggu lalu, harga bawang merah sempat mencapai Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Namun saat ini sudah turun dan berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Cabai rawit juga sebelumnya mengalami kenaikan, tetapi kini harganya sudah menurun di angka Rp48.000 hingga Rp50.000 per kilogram,” jelas Pontoh.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan petugas dan laporan kontributor pasar, harga daging ayam serta minyak kelapa juga mulai mengalami penurunan dan cenderung stabil dalam beberapa hari terakhir.

Pontoh mengungkapkan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama terjadinya fluktuasi harga, karena berdampak langsung pada distribusi dan ketersediaan barang.

Meski demikian, untuk stok kebutuhan pokok seperti beras, hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok bahan kebutuhan pokok masih cukup tersedia. Dalam waktu dekat, diperkirakan kapal Tol  laut yang membawa pasokan barang akan segera masuk, sehingga dapat menutupi kekurangan pada beberapa komoditas lainnya,” ujarnya.

Ia berharap dengan masuknya kembali kapal  Tol Laut  pengangkut barang, kondisi pasar akan kembali normal dan stabilitas harga dapat terjaga. Selain itu, Pontoh juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja, menyesuaikan kebutuhan dengan kondisi yang ada.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih memprioritaskan kebutuhan utama dan mengatur pengeluaran dengan baik, sehingga kebutuhan keluarga tetap terpenuhi di tengah situasi cuaca dan distribusi yang belum sepenuhnya normal,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.