MINSEL, MANADOLIVE. CO. ID– Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Kecamatan Ranoyapo Desa Ranoyapo, lewat Plt Hukum Tua Veronika Roong, menyalurkan BLT tahap 1, yang bersumber dari Dana Desa, penyaluran ini hanya dilakukan secara simbolis dari pemdes kepada warga terwakili, bertempat di BPU Desa Ranoyapo (06/07/2021 selasa kemarin, dan selanjutnya disalurkan secara door to door atau dari rumah kerumah.
Terpantau 86 KPM tercatat dalam daftar penerima Bantuan Langsung Tunai Desa Ranoyapo, yang sudah di seleksi dari 200 KPM dalam daftar awal.
Melky Sanger sekertaris Desa Desa Ranoyapo menjelaskan bahwa, Terkait dengan Anggaran untuk penyaluran BLT, itu kami jalankan mengacuhkan pada peraturan menteri desa 2021(187, 200) BLT. DD, artinya sudah ditata pada aturan yang belaku. Dan untuk penyaluran akan berlangsung selama dana BLT dicairkan lewat rekening dana desa, masing masing KPM @300.000, jelas Melky.

Melky juga menambahkan, selain penyaluran BLT, kami pemerintah Desa Ranoyapo sudah membagikan APD kepada masyarakat, masyarakat juga sebagian besar sudah divaksin. Hitung hitung Desa kita sudah ada 4 X, dikunjungi oleh tim vaksin dari Dinas Kesehatan Minahasa Selatan, dan langsung juga di hadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey, dan juga dikawal oleh Bupati Frangky D. Wongkar bersama Rombongan, tambah sekdes.
Nama nama yang sudah diputuskan sebagai penerima BLT adalah hasil keputusan dari musdes, atau sudah disepakati bersama
Veronika Barbara Roong Plt Hukum Tua Desa Ranoyapo dalam arahannya kepada masyarakat mengatakan bahwa, uang yang disalurkan hari ini diperuntukkan bagi masyarakat, agar dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, belanjakanlah hal hal yang berguna dan yang lebih bermanfaaat, demi menutupi kekurangan dalam keluarga.
Disamping itu, Veronika (VBR) atau orang nomor satu Desa Ranoyaoo ini juga mengajak warga untuk saling mendoakan, agar virus corona ini cepat berlalu sehingga kita dapat beraktifitas seperti semula. Tak lupa Veronika menekankan akan pentingnya kita masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, hindari kerumunan apabilah tidak terlalu penting, rajin membersihkan diri serta lingkungan sekitar kita, dan semua warga wajib masker, Tekan Hukum Tua.
Satu hal sebagai pesan terakhir untuk masyarakat tidak terkecuali, marilah kita sama sama membantu pemerintah dalam membangun desa kita, saling membantu antara rakyat dan pemerintah dalam segala hal, apalagi kita sekarang masih masuk dalam sona kritis yang diakibatkan karena Pandemi C’19 yang sudah berlarut larut dan tidak tahu kapan akan berakhir. Semoga Tuhan akan menjaga kita semua, tutup Hukum Tua, tim liputan ML (temmy)








