BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi mengajak seluruh masyarakat untuk mengadakan doa bersama sesuai agama serta kepercayaan masing-masing agar segera turun hujan di wilayah Bolaang Mongondow.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Yusra Alhabsyi dikarenakan kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bolaang Mongondow mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Kondisi cuaca yang panas menyebabkan beberapa sumber air mengalami penurunan debit, bahkan sebagian lahan pertanian mulai terdampak kekeringan.
Menurutnya, selain berbagai langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah, doa bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan alam.
“Ditengah kemarau panjang ini,marilah kita berdoa bersama sesuai dengan kepercayaan masing-masing agar diberikan dan keberkahan kita semua,” Ujar Yusra Alhabsyi.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi cuaca serta dampaknya terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan yang lebih luas.
Di sejumlah desa, masyarakat mulai merasakan dampak musim kemarau yang berkepanjangan. Sebagian petani mengaku khawatir terhadap kondisi tanaman yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah cukup untuk menjaga produktivitas pertanian.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga lingkungan sekitar guna mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh musim kemarau.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, diharapkan kondisi cuaca segera membaik sehingga aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian, dapat kembali berjalan normal.
“Selain berdoa, mari kita terus menjaga persatuan dan saling membantu menghadapi kondisi ini. Semoga kemarau panjang segera berlalu dan Bolaang Mongondow kembali diguyur hujan yang membawa rahmat bagi kita semua,” tutup Yusra.***







