Karhutla Gunung Awu Mulai Terkendali, Titik Api Menyusut dari 8 Menjadi 2

by -61 Views

Tahuna, ManadoLive.co.id — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terus dilakukan secara intensif. Kondisi terkini menunjukkan perkembangan positif, dengan jumlah titik api yang sebelumnya mencapai delapan titik kini berkurang menjadi dua titik.

Camat Kendahe,Irwin Richter Sasiang, SP, mengatakan sebagian besar titik api di wilayah Kecamatan Kendahe telah berhasil dikendalikan. Bahkan, titik api di sekitar Pos 4, kawasan Kebun Mini, kini sudah tidak terlihat, meski masih ditemukan bara api pada batang-batang pohon pakis yang terbakar.

“Untuk kondisi terkini, titik api sudah berkurang. Awalnya ada delapan titik, sekarang tinggal dua titik. Untuk yang berada di Pos 4 Kebun Mini, sudah tidak ada lagi titik api, tinggal bara pada batang-batang pohon pakis,” ujar Erwin.

Menurutnya, secara keseluruhan penanganan karhutla di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, masih terdapat titik api yang berada di lokasi terjal sehingga penanganannya harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Erwin menegaskan keselamatan personel menjadi prioritas. Relawan maupun petugas di lapangan tidak diperbolehkan memaksakan diri menjangkau lokasi yang berisiko membahayakan keselamatan.

“Kalau lokasinya terjal dan berbahaya, tidak bisa dipaksakan. Kami tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali bergerak menuju kawasan perkebunan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kendahe IPDA Suparta Sendeng, SH, melaporkan masih terdapat satu titik api yang dalam proses pemadaman. Jarak kobaran api disebut sekitar 50 meter dari Pos 4, dengan kondisi angin bertiup dari arah barat daya.

Sebanyak 10 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus memantau perkembangan api di kawasan tersebut.

Erwin menambahkan, untuk mendukung proses penanganan, pihaknya akan mengirimkan tambahan logistik dan air bersama para relawan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung petugas yang masih melakukan pemadaman dan memastikan bara api yang tersisa benar-benar padam.

Penanganan karhutla di Gunung Awu melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, pemadam kebakaran hingga relawan dari sejumlah wilayah di Sangihe. Relawan dari Tahuna, Tabukan Tengah, Manganitu dan sejumlah kecamatan lainnya turut membantu proses penanganan di lapangan.

“Ini merupakan kerja gotong royong. Kami sangat bersyukur karena dibantu TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan dari luar Kecamatan Kendahe, serta berbagai pihak lainnya,” ujar Erwin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, donatur, lembaga, perbankan dan pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan logistik berupa air mineral, beras, mi instan, susu, gula dan berbagai kebutuhan lainnya.

Menurut Erwin, dukungan tersebut sangat membantu menjaga semangat para petugas dan relawan yang masih berjibaku menangani karhutla.

Dalam koordinasi penanganan, distribusi logistik dilakukan dengan dukungan jajaran kepolisian melalui Polsek Kendahe, sementara pengelolaan relawan di lapangan turut dikoordinasikan bersama jajaran TNI AD melalui Koramil 06 Kendahe.

“Sebagai koordinator, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, baik individu, keluarga, lembaga, perbankan maupun pemerintah daerah. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Erwin juga mengimbau masyarakat, khususnya warga di luar Kecamatan Kendahe, agar tidak khawatir secara berlebihan. Pemerintah kecamatan bersama tim pemantau terus berkoordinasi dengan posko-posko yang berada di sekitar kawasan terdampak untuk memastikan perkembangan situasi.

Dengan kondisi titik api yang terus berkurang, pemerintah berharap penanganan karhutla Gunung Awu dapat segera dituntaskan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan karena bara api yang tersisa masih berpotensi kembali menyala apabila kondisi angin dan cuaca mendukung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.